Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

DJ Desa : Utamakan Karya Original

Nicko Show - IDE TIMUR

IDE Timur – Sejak Tahun 2018, channel YouTube DJ Desa cukup konsisten dengan lagu-lagu remake yang dibuatnya. Channel YouTube yang dikelola oleh musisi Gorontalo bernama Febri Hands ini memang kerap me-remake lagu-lagu internasional yang sedang hits.

Dan buah dari hasil karyanya tersebut, channel Dj Desa pun telah ditonton sebanyak 700 juta kali. Jumlah subscribernya pun telah mencapai 3 juta lebih.

Channel YouTube DJ Desa sebenarnya dibuat sebagai wadah para remixer untuk berkarya. Awalnya, Febry Hands membuat sebuah channel bernama Febry Hands yang berisikan mengenai tutorial dalam membuat lagu.

Dan hasil karyanya tersebut ia upload dalam channel Dj Febri Hands. Namun seiring berjalannya waktu, Channel DJ Febri Hands pun berubah nama menjadi DJ Desa.

“Channel itu saya dedikasikan untuk teman-teman remixer. Tapi ternyata teman-teman yang lain malas untuk upload,” jelas Febri Hands.

Febri Hands (Foto. Dokpri)

 

Agar lebih merakyat, nama DJ Desa pun dipilih sebagai nama channel tersebut. Rupanya Febri Hands terinspirasi dengan Rapper Kampung yang menurutnya memilki keunikan tersendiri. Dengan nama baru, Febri Hands pun mulai konsisten dengan lagu-lagu remix-nya.

Dibantu oleh beberapa musisi, Febri Hands mulai membedah aransemen lagu-lagu yang tengah viral. Dan ternyata usahanya tersebut tak sia-sia. Karya-karya DJ Desa pun banyak disukai orang.

“Saya nggak bisa nyanyi. Kalau produksi dan lain-lain saya yang mengelola. Kalau saya pribadi basicnya memang suka bikin lagu,” ungkap Febri Hands.

Perlahan tapi pasti, jumlah subscriber DJ Desa semakin bertambah. Namun empat tahun mengelola channel tersebut, Febri Hands pun mulai sadar jika apa yang dilakukannya tersebut cukup berisiko. Tanpa ijin yang jelas, tentu rawan dengan tuntutan.

“Sekarang saya takut. Soalnya saya pernah disomasi. Jadi sekarang mulai berubah konsep,” kata Febri Hands sambil tertawa.

Febri Hands (Foto. Dokpri)

 

Ya, Dj Desa memang mulai berbuah konsep. Saat ini, Febri Hands mengaku mulai memprioritaskan karya-karya originalnya.

“Kalau untuk sekarang saya mau yang original. Kalau remix harus yang berijin. Kalau dulu kan remix yang viral,” ucap Febri Hands.

Namun berubah konsep bukan tanpa resiko. Febri Hands pun merasakan perubahan besar terhadap channelnya tersebut. Terutama dengan kenaikan subscriber dan jumlah penontonya.

”Kalau sekarng nggak seperti dulu. Tapi nggak apa-apa. Yang penting aman,” ungkap Febri Hands.

Tak hanya itu, membuat karya original juga tak semudah yang dibayangkan. Prosesnya pun tak secepat karya-karya remix yang pernah dibuatnya.

“Kan kita harus cari penyanyi, cari chordnya juga nggak mudah. Biayanya juga lumayan,” tutur Febri Hands.

 

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR