Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

Bringin Home : “Ngapain Jauh-Jauh?”

Nicko Show - IDE TIMUR

IDE Timur – Sebelum sepakat membentuk Bringin Home, semua personil di grup ini telah memiliki jam terbang yang lumayan tinggi di bidang musik. Khususnya untuk musik dengan genre hip hop.

Sulatan 13, MB Helder, Abang Z-A, Legga Bully, dan Apong Brown bahkan sempat memiliki grup sendiri-sendiri. Namun sayang, karena berbagai alasan yang berbeda, grup-grup tersebut harus terpecah belah.

Kebetulan, kelimanya adalah teman semasa kecil. Bahkan mereka tinggal berdekatan. Para personil Bringin Home memang berasal dari komplek yang sama. Yaitu di jalan Kelapa 5 Bringin Merakeu, Papua.

Sepenasib sepenanggungan, sekitar satu tahun lalu, mereka pun sepakat bergabung bersama untuk membentuk sebuah grup. Nama komplek di rumah mereka pun dipilih untuk grup tersebut.

“Kita kan satu kompleks. Sudah kenal dari kecil juga. Jadi lebih baik kita bareng-bareng,” kata Abang Z-A.

Logo resmi Bringin Home (foto. Istimewa)

 

Selain diambil dari nama komplek, Bringin memiliki filosofi tersendiri. Filosofi tersebut diambil dari sebuah pohon beringin yang dikenal sebagai pohon yang besar dan kuat serta memiliki akar yang sulit untuk dicabut.

Para personil Bringin Home ingin agar grup mereka tersebut menjadi rumah yang kuat yang tidak mudah terpecah belah.

“Kita berfikir, kenapa harus jauh-jauh bikin grup kalau disini aja bisa” tutur Abang Z-A.

Kesepakatan pun diambil. Tak muluk-muluk, para personil Bringin Home hanya ingin menghibur dan mengenalkan karya-karya mereka.

Bringin Home (foto. Istimewa)

 

Namun tak lengkap jika suatu grup tak membuat channel YouTube sendiri. Dan usai membentuk Bringin Home, sebuah channel YouTube dengan nama yang sama pun resmi dibuat.

“Kami lantas membuat channel. Nggak sangka-sangka juga sih, kita bisa isi lagu sampai sekarang,” beber Abang Z-A.

Untuk urusan genre, para personil Bringin Home juga memiliki kesepakatan untuk mengusung genre yang mudah dicerna oleh semua orang. Karena itu, musik reggae pun dipilih dengan tujuan agar semua kalangan bisa menikmatinya.

Sekitar sembilan lagu pun telah mereka miliki. Kelimanya memiliki peran masing-masing dalam memberikan ide-ide segar untuk karya mereka.

“Begitu ada beat, semua langsung melengkapi. Pokoknya dikerjakan sama-sama. Jadi kita selalu jaga kebersamaan,” jelas Abang Z-A.

Tak hanya berkarya di YouYube saja. Ternyata Bringin Home juga laris manis di acara-acara off air. Kafe to kafe pun menjadi langganan untuk menampilkan karya mereka.

“Sekarang kita solid banget. Karena kita sudah deket. Mungkin karena masing-masing pernah ada kesulitan,” ucap Abang Z-A.

 

 

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR