Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

Jadi Rapper, Lil Zi Mengaku hanya Bermodalkan Niat dan Kenekatan

Nicko Show - IDE TIMUR

IDE Timur – Dari penggemar menjadi pelaku. Itulah yang terjadi kepada Lil Zi. Awalnya, Lil Zi hanyalah penggemar musik hip hop.

Lil Zi hanya suka menikmati musik-musik hip hop. Baik dari dalam maupun luar negeri. Hingga suatu hari, seorang teman mengajak dirinya untuk  ikutan nongkrong di markas G-Town Hip Hop.

Di sanalah Lil Zi mulai mengenal musik hip hop lebih dalam. Lil Zii juga mulai mengenal rapper-rapper dari dalam negeri.

“Tadinya nggak punya niat gabung. Saya kan cuma penggemar mereka. Karena nggak bisa bikin lirik dan bikin lagu,” ujar Lil Zi.

Sebagai penggemar, Lil Zi memang tidak mengetahui bagaimana proses musik hip hop diciptakan. Selama ini, Lil Zi hanya bisa menikmati hasil akhirnya.

Namun suatu hari, tiba-tiba seorang temannya mengatakan sesuatu yang membuat Lil Zi merasa tertantang.

“Teman aku bilang, “daripada cuma jadi penggemar, kenapa nggak terjun langsung aja?,” kata Lil Zi menirukan ucapan salah satu temannya tersebut.

Perkataan dari seorang teman tersebut tiba-tiba memberikan suntikan semangat tersendiri bagi Lil Zi. Padahal saat itu, Lil Zi cukup buta dengan proses pembuatan sebuah musik.

Lil Zi (foto. Dokpri)

 

Diam-diam, Lil Zi berusaha kerasa untuk bisa menjawab tantangan dari temannya tersebut. Ia pun mulai mencoba membuat lagu sendiri.

Bahkan ia tak malu untuk meminta bantuan kepada salah satu sahabatnya saat harus membuat lirik lagu.

“Karena sudah dibilang gitu akhirnya tertantang. Awalnya cuma coba-coba. Saya harus bela-belain minta  bantuan teman buat belajar bikin lirik. Bikin musik yang enak didengar,” beber Lil Zi.

Perjuangan Lil Zi untuk bisa membuat lirik sendiri dilewatinya dengan tak mudah. Dibutuhkan waktu selama dua tahun hingga akhirnya ia merasa percaya diri dengan lirik buatannya.

“Prosesnya lama. Dua tahunan baru bisa bikin lirik sendiri. Coret-coret gagal. Mau nggak mau bikin sendiri,” kata Lil Zi sambil tertawa.

Urusan lirik selesai, Lil Zi kembali dihadapkan dengan kerumitan membuat beat dan aransemen. Menurut Lil Zi, dua-duanya memiliki kerumitan tersendiri. Namun berbeda dengan lirik, untuk urusan beat, Lil Zi mengaku mempelajarinya secara otodidak.

Lil Zi (foto. Dokpri)

 

“Karena waktu itu pengen nanya tapi malu. Laptop masih pinjam teman. Semua pinjam. Jadi yang ada  cuma niat dan nekat,” ungkap Lil Zi.

Dan agaknya, kendala tak berakhir disitu. Karena merasa jika suaranya kurang merdu, Lil Zi pun akhirnya memilih menjadi rapper daripada menjadi penyanyi sungguhan.

Usaha Lil Zi pun akhirnya membuahkan hasil. Berbekal niat dan kenekatan, Lil Zi mulai mengikuti berbagai festival rap. Dan hasilnya tak sia-sia. Lil Zi pernah menyabet juara pertama dalam festival rap nasional. Dan tak terhitung lagi prestasi yang ia torehkan dalam festival rap skala lokal.

“Sekarang fokus produserin rapper lokal. Dan bikin lagu-lagu buat orang serta ngurusin channel sendri,” ucap Lil Zi.

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR