Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

Tak Mau Turuti Keinginan Orangtua, Ipang Ozii Buktikan Diri Mampu Berkarir Di Dunia Musik

Nicko Show - IDE TIMUR

IDE Timur –Sejak kecil,  keinginan untuk berkarir di dunia musik begitu menggebu dalam diri Ipang Ozii.  Namun sayang, keinginannya tersebut mendapat pertentangan dari kedua orangtuanya.

Berbagai cara dilakukan kedua orangtua Ipang agar anaknya tak menggeluti dunia musik. Mulai dari bersikap keras, hingga meminta agar Ipang menandatangi surat kesepakatan yang dibuat oleh kedua orangtuanya.

Ya, Ipang memang pernah dipaksa untuk membuat surat pernyataan. Isinya adalah Ipang harus menamatkan pendidikan  SMA – nya. Jika hal tersebut dilanggar, maka Ipang diharuskan bekerja di kebun atau menjadi supir.

Ipang memang sangat terobsesi dengan musik. Di daerah asalnya, Flores, musik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sana.  Menginjak bangku SMP, Ipang mulai suka dengan musik Hip Hop.  Bahkan ketika baru masuk SMA, Ipang telah memberanikan diri untuk rekaman.

“Setiap hari saya cari kakak-kakak yang baru pulang kuliah. Saya ajak pergi bikin lagu. Pulang bisa sampai malam. Jam 1 atau jam 2 malam baru sampai rumah,” kenang Ipang.

Ipang Ozii (foto. Dokpri)

 

Kegiatan tersebut dilakukan Ipang setiap hari. Alhasil, kedua orangtuanya marah besar. Ipang sempat diminta berlutut dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Namun karena keinginannya untuk menjadi musisi sudah sangat menggebu, Ipang pun tak pernah kapok.

Lulus SMA, Ipang sempat mendaftar di kepolisian. Dalam hati ia berkata, bila lulus dan diterima di kepolisian, ia akan meninggalkan impiannya untuk menjadi musisi. Namun takdir berkata lain, Ipang gagal total untuk menjadi seorang polisi.

“Mungkin ini jalan Tuhan, saya masih bisa lanjut di dunia hip hop,” kata Ipang sambil tertawa.

Karena gagal menjadi polisi, Ipang pun melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta. Namun sekali lagi, kuliahnya berantakan gara-gara Ipang keasyikan membuat musik.  Dan lagi-lagi, Ipang pun menjadi sasaran amukan dari kedua orangtuanya.

Jiwa pemberontak agaknya sudah menjadi bagian dari diri Ipang. Ipang terus saja mengejar mimpinya untuk menjadi seorang musisi. Awal karirnya dilewati dengan tak mudah. Setiap hari membuat lagu, setiap hari upload video di YouTube, namun jumlah viewers dan subcribers Ipang tak kunjung bertambah.

Hingga suatu hari, ia menemukan solusi yang cukup tepat. “Dari dulu pasar di Timur kan sudah ada. Terus ada teman dekat saya bikin lagu acara. Kebetulan saya yang jadi produsernya. Dia tembus dapet iklan. Dari situ saya pikir, kalau gini-gini aja nggak akan naik-naik YouTube saya. Akhirnya saya belajar bikin beat musik lagu acara,” ungkap Ipang.

Ipang Ozii (foto. Instagram)

 

Lagu pertama masih biasa saja. Lagu kedua, lagu ketiga juga sama saja. Barulah di lagu ke delapan, Ipang mendapat lonjakan yang cukup signifikan dari jumlah viewers dan subcribersnya. Nama Ipang Ozii juga mulai dikenal setelah ia dipercaya untuk menggarap lagu-lagu dari Jacson Zeran.  Jacson Zeran selama ini memang cukup populer di kalangan pencinta Hi Hop.

”Akhirnya banyak yang minta. Kak Jacson namanya sudah besar. Akhirnya banyak yang minta untuk mixing dan mastering,” tutur Ipang.

Tak hanya itu, Ipang pun kini telah berhasil mengorbitkan talent-talent baru. Video musik di You Tube channel nya pun telah mencapai 49 video.  Ipang kini telah menjadi salah musisi yang cukup diperhitungkan dari Indonesia Timur.

“Saya itu kalau buat musik saya nggak mau sama kayak orang. Saya buat beda sendiri. Pasti ada ciri khasnya,” ucap Ipang.

 

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR