Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

Gara-Gara “Ente Kadang-Kadang”, Sakamena Mulai Kompromi Dengan Pasar

Nicko Show - IDE TIMUR

 

IDE Timur – Pasti tahu dong lagu “ Ente Kadang-Kadang” yang kini tengah populer di aplikasi TikTok? Ya, lagu yang dinyanyikan oleh grup hip hop Sakamena ini memang cukup digemari.

Liriknya yang mudah dicerna dengan balutan musik acara yang membuat kepala mudah bergoyang membuat lagu ini langsung disukai. Namun siapa sangka, sebenarnya lagu ini tercipta tanpa perencanaan.

“Ente Kadang-Kadang” memang tercipta disaat Sakamena sedang tidak ada kegiatan. Saat itu, grup asal Ambon, Maluku ini memang sedang menunggu pengerjaan single terbaru mereka yang dijadwalkan rampung pada awal Desember 2022 ini.

Di masa kevakumannya tersebut, tiba-tiba produser Sakamena memberi tantangan kepada grup ini untuk membuat lagu dengan genre yang sedikit berbeda.

“Ini iseng-iseng doang sebenarnya. Kebetulan Sakamena genrenya nggak begini. Kebetulan melihat perkembangan rapper mulai main lagu-lagu acara, produser kita bilang mau nggak main gini. Dia main lempar ke grup. Saya  inisiatif  lempar ke teman yang di Ternate,” terang Kevin selaku salah satu pendiri Sakamena.

Tantangan tersebut langsung dijawab oleh para personil Sakamena. Gayung pun bersambut. Kevin pun lantas mengajak ketiga temannya yang lain untuk segera membuat liriknya.

Sakamena (Foto. Dokpri)

 

Dari seorang rekannya, Djipeng yang berdomisili di Ternate, didapatlah kalimat “Ente Kadang-Kadang” yang memang tengah viral. Kalimat tersebut langsung dijadikan judul untuk lagu yang akan dibuat.

“Jadi kita bikin liriknya masing-masing. Saya bikin lirik sendiri,  Djipeng sendiri dan Gefan juga sendiri,” beber Kevin.

Dari lirik yang berbeda-beda tersebut, lagu “Ente Kadang-Kadang” pun tercipta. Khusus untuk bagian chorusnya, mereka sepakat untuk membuatnya bersama-sama.

“Kita menyesuaikan, tapi chorusnya kita ambil dari dialek Maluku. Karena kita tidak lupa identitas timur,” ucap Gefan.

Sakamena (Foto.Dokpri)

 

Di luar dugaan, awalnya hanya sekedar iseng dan untuk mengisi waktu luang, ternyata lagu tersebut pun langsung booming. Bahkan lagu tersebut kerap diputar jika terdapat acara di Ambon.

“Awalnya nggak ekspektasi sampai booming. Kita hanya ngikut pasar yang nge trend,” tutur Gefan.

Lagu “ Ente Kadang-Kadang” sekaligus menjadi lagu perdana dimana Sakamena memainkan musik-musik acara. Melihat respon positif dari masyarakat, Sakamena berjanji akan lebih fleksibel dalam bermusik.

“Biasanya kita old school. Ini ikutin pasar juga sih. Kedepan kalau bisa bikin lagu cinta juga. Lagu-lagu acara yang lain, kita nggak idealis,” janji Gefan.

 

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR