Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

Tak Pernah Jadi Karyawan, Lil Zi Justru Ciptakan Lagu Mengenai Karyawan

Nicko Show - IDE TIMUR

IDE Timur – Bagaimana bila seseorang yang belum pernah merasakan menjadi karyawan dan tidak mengetahui mengenai suka duka menjadi karyawan namun menciptakan lagu mengenai karyawan? Itulah yang dilakukan oleh Lil Zi.

Selama ini, Lil Zi memang tak pernah merasakan menjadi seorang karyawan. Namun justru karena itulah, Lil Zi terinspirasi untuk menciptakan lagu mengenai karyawan.

Lagu terbaru Lil Zi yang berjudul “Nasib Karyawan” ini memang menceritakan mengenai suka duka menjadi seorang karyawan.   Lantas, bagaimana Lil Zi membuat lagu mengenai karyawan jika dirinya tak pernah mengalami sendiri menjadi seorang karyawan?

Rupanya semua inspirasi ia dapatkan dari keluh kesah teman-temannya. Pekerjaan di kantor ternyata jadi bahasan umum di saat teman-temannya sedang berkumpul.

“Aku kan bukan karyawan, tapi teman-teman setongkrongan pada kerja semua. Jadi kalau mau diajak nongkrong banyak yang telat. Di tongkrongan istilahnya jadi bahasan umum. Kalau lagi nongkrong bahasannya kerjaan mereka,” ujar Lil  Zi.

Sebenarnya lagu ini adalah lagu yang telah cukup lama diciptakan oleh Lil Zi. Bukan perkara mudah untuk membuat lagu ini. Terlebih untuk urusan liriknya.

Lil Zi (Foto. Dokpri)

 

Sebagai orang yang tak pernah merasakan susahnya menjadi karyawan, Lil Zi harus banyak bertanya kepada teman-temannya.

“Kalau prosesnya sendiri lebih banyak nanya ke teman-teman soal penulisan lirik. Emang yang dirasakan apa sebagai karyawan karena nggak pernah mengalaminya,” kata Lil Zi sambil tertawa.

Menurut Lil Zi, butuh proses yang cukup panjang untuk pembuatan lagu ini. Tak hanya urusan lirik saja, Lil Zi pun harus memutar otak untuk menentukan aransemen yang tepat.

Tiga genre musik sempat menjadi pertimbangannya. Yakni, Disko Tanah, Raggae dan hip hop. Hingga pada akhirnya, Lil Zi pun memilih hip hop sebagai pondasi dasar lagu ini.

“Kalau disko tanah, lagu ini kan tentang keluhan. Sedangkan disko tanah lebih ceria dan bisa diajak goyang. Kalau raggae, saya nggak terlalu paham di raggae sih. Kalau minta dibikinin takut kelamaan,” ungkap Lil Zi.

Lil Zi (Foto. Dokpri)

 

Pada akhirnya, setelah memakan waktu sekitar 6 bulan, lagu ini pun rampung dibuat. Awalnya, Lil Zi mengaku tak percaya diri untuk membawakannya sendiri.

Sebagai orang yang belum pernah merasakan menjadi seorang karyawan, Lil Zi merasa kurang pantas untuk menyanyikan lagu ini.

“Kemarin nggak niat bawain sendiri. Niatnya mau dijual ke orang karena basicnya bukan karyawan. Jadi nggak pede aja,” terang Lil Zi.

“Teman-teman banyak yang nanyain, loe bikin lagu kayawan emang lu karyawan dimana?,” sambung Lil Zi.

Lil Zi berharap lagu ini dapat menyuarakan suara hati para karyawan. Setidaknya dapat memberikan suntikan semangat bagi mereka.

 

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR