Mixtape.
Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet quisque rutrum. [vc_empty_space height="34px"]

Terlalu Cinta, Al Zabran Lemparkan Kritikan Keras Untuk Kota Sorong

Nicko Show - IDE TIMUR

IDE Timur – Banyak cara untuk mengungkapkan  kecintaan kita terhadap sesuatu. Seperti yang dilakukan oleh Al Zabran kali ini.

Lagu “Kota Sorong” ia persembahkan khusus sebagai kecintaannya terhadap kota asalnya tersebut. Namun uniknya, ungkapan rasa cintanya kali ini ia lakukan dengan cara yang berbeda.

Dalam lagunya tersebut, Al Zabran mengkritik keras apa yang terjadi di kota Sorong. Seperti banjir, pembangunan yang tidak merata dan lain sebagainya.

“Lebih mengkritik para pemimpin yang nggak sesuai . Kita mengkritik pemerintah lah. Jadi garis besarnya seperti itu,” ungkap Al Zabran.

Lirik dalam lagu “Kota Sorong” memang merupakan ungkapan kekecewaan Al Zabran atas kinerja pemerintah. Sebagai warga kota Sorong, Al Zabran tentu ingin yang terbaik untuk kota tercintanya tersebut.

Al Zabran (Foto.Dokpri)

 

Namun kenyataan tak sesuai dengan harapannya. Karena itu, melalui lagu ini, Al Zabran berharap ada perubahan yang terjadi untuk kota Sorong.

“Kecintaan terhadap kota Sorong tidak selalu kita sampaikan yang bagus-bagusnya saja. Namun melalui kritikan ini juga sebagai bentuk kecintaan kita terhadap kota Sorong,” ucap Al Zabran.

Semua mengalir begitu saja. Menurut Al Zabran, ia sama sekali tak kesulitan saat membuat lagu ini. Semua tercipta berdasarkan pengamatan dan pengalaman pribadinya sendiri.

Al Zabran (Foto. Dokpri)

 

Bahkan bisa dikatakan, apa yang dilihat dan dirasakannya, itulah yang ditulisnya.  Meski isinya adalah kritikan terhadap pemerintah, namun Al Zabran tidak pernah menyalahkan pemerintah atas semua yang terjadi.

“Pemerintah tidak sepenuhnya salah. Kita tidak sepenuhnya menyalahkan pemerintah. Kita mengkritik beda dengan menyalahkan,” jelas Al Zabran.

Untuk hasilnya, Al Zabran mengaku sangat puas. Namun pro kontra sempat terjadi saat lagu tersebut resmi dirilis.

“Ada yang mendukung, ada yang nggak. Pendapat orang berbeda-beda.  Cuma yang kita sampaikan dalam lirik adalah fakta,” pungkas Al Zabran.

“Kalau masih sama pasti pasti dikritik lagi. Apalagi Sorong sudah jadi Papua Barat Daya kan,” sambungnya.

 

Written By: Nicko Show - IDE TIMUR