April 24, 2024
A BIT

Nadaa : Dance Itu Menyenangkan

IDE TIMUR – Saat ini, mungkin dance telah menjadi bagian dari sebuah pertunjukan musik. Di panggung maupun music video, banyak penyanyi yang memperlihatkan koreografi dance mereka.

Dan hal tersebutlah yang menginspirasi Nadaa dalam mempelajari dance. Nadaa mengaku mulai tertarik dengan dance saat media sosial ramai-ramai menampilkan konten mengenai dance.

Ketertarikan Nadaa dengan dance semakin menjadi-jadi saat melihat beberapa penyanyi idolanya ternyata juga kerap menunjukan koreografi dance dalam setiap pertunjukan mereka.

“Saya belajar dance sejak kelas satu SMA.  Sekitaran tahun 2015 Aku belajar dancenya  tertarik karena aku sering lihat di sosial media banyak yang bikin konten dance. Ada juga musisi-musisi yang perform sambil berdance, itu menurutku sangat keren,” beber Nadaa.

Nadaa (Foto. Dokpri)

Awalnya, Nadaa mengaku mempelajarinya sendiri. Nadaa mulai mengikuti gerakan-gerakan dance dari video-video yang ia tonton.

Step by step gerakan tersebut ia ikuti. Terutama video-video musik milik para penyanyi asal Korea.

“ Awal-awal belajar dance itu aku sering lihat video dance practice grup-grup Korea dari YouTube. Aku coba-coba buat praktekin, di hapal kemudian coba buat rekam video sendiri,” ungkapnya.

Di sekolahnya, Nadaa pun mulai membentuk grup dance sendiri. Ia mengumpulkan beberapa temannya untuk berlatih bersama. Sepulang sekolah, Nadaa dan teman-temannya pun mulai menciptakan gerakan-gerakan baru untuk grup dance mereka.

“Aku merasa dance itu menyenangkan kalau ramai-ramai bareng teman. Akhirnya aku ngajakin teman di sekolah buat bikin grup dance gitu,” ucap Nadaa.

Seiring berjalannya waktu, Nadaa pun mulai bergabung dengan GDF (Gorontalo Dance Foundation). Melalui komunitas tersebutlah, Nadaa mulai belajar bagaimana menjadi dancer profesional.  “Mereka tuh ngajarin aku basic-basicnya dance,” tutur Nadaa.

Nadaa (Foto. Dokpri)

Tak lengkap rasanya jika tak mengikuti lomba-lomba dance. Dan itu pulalah yang dilakukan Nadaa bersama grupnya. Hebatnya, mereka juga kerap menjadi juara dari berbagai perlombaan dance.

“Suka dukanya banyak. Sukanya seru latihan bareng teman-teman, pokoknya sesi latihan itu seru karena kita belajar bareng-bareng. Dukanya sih di kota ku ini orang-orang dengan talent dance masih kurang di apresiasi,” ujar Nadaa.

“Kadang kalau project ramai-ramai susahnya itu ngumpulin semua member biar bisa latihan dengan member yang lengkap. Sejauh ini kesulitannya itu aja, cari waktu yang pas buat latihan lengkap,” sambungnya.

 

Leave feedback about this

  • Rating
X